Menu
Beranda
PPID
Pejabat Akademik Fakultas Tarbiyah IAIN Bone Resmi Dilantik untuk Masa Jabatan 2026–2030

Pejabat Akademik Fakultas Tarbiyah IAIN Bone Resmi Dilantik untuk Masa Jabatan 2026–2030

23 Jun 2026

Bone – Sejumlah pejabat akademik di lingkungan Fakultas Tarbiyah IAIN Bone resmi dilantik oleh Rektor IAIN Bone, Prof. Lukman Arake, dalam prosesi pelantikan Pelaksana Akademik masa jabatan 2026–2030 yang berlangsung di Aula Utama IAIN Bone, Selasa (23/6/2026).

Pejabat Fakultas Tarbiyah yang dilantik terdiri atas Ketua dan Sekretaris Program Studi serta Kepala Laboratorium yang akan mengemban amanah dalam pengelolaan dan pengembangan akademik di lingkungan fakultas selama empat tahun ke depan.

Pejabat Fakultas Tarbiyah yang Dilantik

Ketua Program Studi

  • Pendidikan Profesi Guru: Dr. A. Fajar Awaluddin, M.Pd.I.

  • Pendidikan Agama Islam: Sulaeman, M.A.

  • Pendidikan Islam Anak Usia Dini: Muh. Syahrul Sarea, M.Pd.

  • Tadris Bahasa Inggris: Arni Arsyad Sultan, M.Hum.

  • Pendidikan Bahasa Arab: Husnaini Jamil, M.Pd.

  • Manajemen Pendidikan Islam: Muh. Fadli Mangenre, M.Pd.I.

  • Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah: Andi Khemal Akbar, M.Pd.

Sekretaris Program Studi

  • Pendidikan Profesi Guru: Sri Wahyuni, M.Pd.

  • Pendidikan Agama Islam: Hasbullah, M.Pd.

  • Pendidikan Islam Anak Usia Dini: Musfirah, S.Pd.I., M.Pd.

  • Tadris Bahasa Inggris: Hasriati Nur, S.Pd., M.Pd.

  • Pendidikan Bahasa Arab: Muh. Rasmi, S.Pd.I., M.Pd.I.

  • Manajemen Pendidikan Islam: Arni Anti Kinas, M.M.

  • Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah: Andi Haura Rafiqah Basysyar, M.Pd.

Kepala Laboratorium

  • Laboratorium Kemadrasahan: Dr. Nurlina, S.S., M.Si.

  • Laboratorium Microteaching: Dr. Abubakar, S.Pd., M.Pd.

Dalam sambutannya, Prof. Lukman menyoroti dua hal yang ia sebut sebagai masalah klasik namun krusial di tingkat program studi. Pertama soal kemiripan judul penelitian mahasiswa. Ia mendorong setiap prodi untuk mewajibkan pengantar dari perpustakaan sebagai bukti bahwa judul yang diajukan belum pernah ditulis sebelumnya.

"Kalau kita tidak cermat mendalami judul-judul itu, tidak menutup kemungkinan judul itu akan berulang. Ada yang judulnya beda tapi isi perutnya sama," tegasnya.

Kedua, soal ketimpangan pembimbingan mahasiswa. Ia meminta Ketua Prodi memastikan beban bimbingan terdistribusi secara proporsional di antara dosen.

"Kita tidak mau ada kesan ada yang sudah membimbing ratusan, sementara yang lainnya baru tiga orang. Ini tidak rasional," ujarnya.

Prof. Lukman juga mendorong percepatan akreditasi seluruh program studi. Dari 23 prodi yang dimiliki IAIN Bone, baru lima yang meraih akreditasi Unggul. Ia menargetkan seluruh prodi minimal meraih peringkat Baik Sekali.

"Kampus tetangga kita di Parepare sudah punya 15 hingga 16 prodi yang unggul. Kita ini baru lima. Kita juga harus bisa melakukan hal yang sama," tegasnya.

Di bagian akhir sambutannya, Prof. Lukman berpesan kepada seluruh pejabat yang baru dilantik untuk menjaga semangat kerja dan kebersamaan sebagai satu kesatuan. Ia mengutip sebuah syair Arab tentang makna hidup yang meninggalkan jejak.

"Manusia hanya sekali hidup, tetapi ketika dia hidup, banyak hal yang bisa dia torehkan. Maka ketika dia mati, torehan-torehannya itu dianggap sebagai kehidupan kedua baginya," pungkasnya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum penguatan tata kelola akademik dan peningkatan mutu pendidikan di lingkungan Fakultas Tarbiyah IAIN Bone, khususnya dalam mendukung pengembangan program studi dan percepatan akreditasi.

Kembali
Program Studi
Membuka halaman...