Dekan FT IAIN Bone Hadiri Evaluasi UKMPPG di Jakarta
20 Jun 2026
Bone – Dekan Fakultas Tarbiyah (FT) IAIN Bone, Dr. Muslihin Sultan, M.Ag., menghadiri kegiatan Peningkatan Layanan Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan Evaluasi Uji Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (UKMPPG) yang diselenggarakan oleh Koordinator Pelaksana UKMPPG Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Kegiatan yang berlangsung pada 18–20 Juni 2026 di Luminor Hotel Pecenongan, Jakarta, tersebut diikuti oleh para dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan/Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan/Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTK/FITK/FTIK) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dari berbagai daerah di Indonesia. Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan UKMPPG sekaligus memperkuat layanan Pendidikan Profesi Guru di lingkungan Kementerian Agama.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Suyitno. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Sahiron, yang menjadi salah satu narasumber dalam pembahasan arah kebijakan, penguatan tata kelola, serta peningkatan mutu penyelenggaraan Pendidikan Profesi Guru (PPG) di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).
Selama kegiatan berlangsung, peserta membahas berbagai aspek penyelenggaraan UKMPPG, mulai dari evaluasi sistem ujian, layanan akademik dan administrasi, hingga kebijakan terbaru yang berkaitan dengan peningkatan mutu lulusan. Forum ini juga menjadi wadah berbagi praktik baik dan pengalaman antarp perguruan tinggi dalam mengelola program profesi guru.
Dalam forum tersebut, Ketua Forum Dekan Tarbiyah dan Keguruan (FORDETAK) PTKIN, Prof. Dr. Fakhry, turut memberikan berbagai masukan terkait pengelolaan dan evaluasi penyelenggaraan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Berbagai informasi dan pengalaman yang disampaikan menjadi referensi penting bagi perguruan tinggi yang tengah mempersiapkan maupun mengembangkan program PPG, termasuk terkait pengelolaan mahasiswa PPG Dalam Jabatan (Daljab) dan PPG Prajabatan yang akan datang.
Bagi Fakultas Tarbiyah IAIN Bone, keikutsertaan dalam forum tersebut memiliki arti penting. Pasalnya, Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) di IAIN Bone baru saja memperoleh izin penyelenggaraan. Oleh karena itu, berbagai masukan, hasil evaluasi, serta informasi terkait regulasi dan standar mutu yang dibahas dalam kegiatan ini menjadi referensi berharga dalam mempersiapkan tata kelola program studi secara optimal.
Dr. Muslihin Sultan menyampaikan bahwa keterlibatan IAIN Bone dalam forum nasional tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat kesiapan sumber daya manusia dan sistem pendukung penyelenggaraan PPG di kampus. Menurutnya, berbagai pengalaman dan praktik baik yang dibagikan oleh perguruan tinggi lain menjadi bekal penting dalam menyiapkan layanan pendidikan profesi yang berkualitas.
Ia berharap Program Studi PPG IAIN Bone dapat berkembang secara optimal dan berkontribusi dalam mencetak guru profesional yang kompeten, adaptif, serta mampu menjawab tantangan pendidikan di era yang terus berkembang.